Jumat, 30 April 2010

Sepatu Wedges Unik di Hong Kong Fashion Week

Selasa, 19 Januari 2010 - 17:12 wib
text TEXT SIZE :
Share
Chaerunnisa - Okezone
Guo Pei memperkenalkan wedges kayu lengkap dengan ukiran yang unik (Foto: Reuters)

SELAMA ini, perancang Asia lebih concern memperkenalkan fesyen di ajang Hong Kong Fashion Week (HFW). Namun kini, aksesori macam sepatu pun ikut menjadi perhatian mereka. Seperti koleksi yang ditawarkan perancang ternama dari China Guo Pei.

Gemerlap panggung mode Asia telah dimulai dengan digelarnya HFW di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, Senin (18/1/2010). Industri fesyen dari daratan China semakin aktif berpartisipasi dalam ajang ke-41 itu. Salah satunya, perancang kenamaan Guo Pei.

Konsisten dengan pasar houte couture, Guo Pei memperkenalkan rancangannya yang unik. Tak hanya merancang koleksi gaun-gaun cantik, namun wanita kelahiran 1967 itu juga memperkenalkan wedges kayu lengkap dengan ukiran. Sepatu bersol ekstratebal ini sangat unik. Pasalnya, dilengkapi dengan bolongan di tengah-tengah solnya.

Pergelaran yang akan memberikan kecenderungan fesyen untuk musim gugur dan musim dingin 2010 itu akan dihelat selama empat hari, 18-24 Januari, serta menghadirkan pameran Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) World Boutique yang akan diikuti sebanyak 2.000 partisipan dari 30 negara, termasuk Afrika Selatan dan Rusia, yang tahun ini melakukan debut di HFW. Dan China, semakin berkiprah di ajang yang diselenggarakan oleh HKTDC ini.

Kehadiran daratan China dalam acara mode terbesar di Asia ini turut meluncurkan merek-merek populer, dan menampilkan hampir 2.000 peserta pameran dari 30 negara dan wilayah, serta 5.000 pembeli.

Sebagian besar industri fesyen di dunia dihadapkan dengan kesulitan mengatasi krisis keuangan. Pasalnya, krisis keuangan global telah menyebabkan daya beli Eropa dan pasar Amerika menyusut dan menurun drastis. Namun, daratan China justru muncul dengan semakin menggali merek lokal untuk bersaing di pasar global dan meningkatan ekspor selama 2009 lalu.

Penyelenggara berharap industri fesyen China dapat menangkap peluang untuk membangun jaringan yang lebih luas untuk eksplorasi masa depan pada tahun 2010.

Sebagai platform promosi fesyen dari masing-masing negara partisipan, penyelenggara HFW memberikan paviliun khusus, seperti yang dilakukan China di Quangzhou Pavilion yang akan menampilkan 10 label mode papan atas China.

Daratan China ruang pameran menarik banyak perhatian dari para pembeli internasional. Merek dari Nanjing, Ningbo, Hangzhou, dan kota-kota China lainnya berpartisipasi membentuk kelompok.

Quanzhou, sebuah kota di provinsi Fujian dari China daratan ini terkenal sebagai kota industri fesyen. Maka untuk kali pertama, pada tahun ini, Quanzhou menduduki 10 teratas merek lokal.

"Merek dari kota Quanzhou datang untuk mengatasi krisis keuangan, bahkan mengubahnya menjadi kesempatan. Kami menikmati popularitas yang jauh lebih baik ketika kita membuka cara kami ke dalam pasar global tahun lalu," kata Brand Manager Xtep Xu Lei, seperti dinukil okezone dari CriEnglish, Selasa (19/1/2010).

Xu Lei percaya merek lokal dapat lebih meningkatkan pendapatan di pasar luar negeri sebesar 50 persen pada tahun ini.

Industri fesyen dari daratan China juga akan mencoba cara-cara baru untuk meningkatkan ekspor pada tahun 2010.

"Para pemain dari tim kota Birmingham akan memakai produk-produk dari merek kami dalam waktu dekat. Xtep akan menjadi daratan China pertama merek untuk mensponsori tim Liga Premier," kata Xu.

Selama empat hari pameran dua kapal dari industri fesyen Asia, juga akan ada serangkaian landasan pacu menunjukkan menyajikan ide dari daratan Cina dan merek desainer, dan profesional industri saat seminar menangani isu-isu yang berkaitan dengan pasar Cina.

Sementara di panggung fesyen, HFW akan diramaikan nama-nama desainer top dunia, seperti halnya Vivienne Westwood yang pernah berlaga di panggung mode Singapura. Selain Westwood, label highstreet Mango juga akan mempersembahkan koleksi di panggung Hong Kong bersama-sama dengan label asal Inggris, The Underground Quarter by Londonedge.

Sementara dari Asia, selain Guo Pei, HFW akan diramaikan desainer Hong Kong Dorian Ho, dan Frankie Xie dari China, serta perancang asal Jepang Toshikazu Iwaya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar